TANAMAN CABAI RAWIT
Cabai rawit (Capsicum frutescens) adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum yang buahnya tumbuh menjulang menghadap ke atas (ngathur, Jw.). Warna buahnya hijau kecil sewaktu muda dan jika telah masak berwarna merah tua. Bila ditekan buahnya terasa keras karena jumlah bijinya sangat banyak. Cabai ini sulit dipisahkan dari kudapan jalanan, yaitu gorengan yang biasa dimakan bersama cabai rawit muda mentah.[1]
Cabai rawit mempunyai dua varietas besar, yaitu rawit hijau dan rawit putih atau merah. Yang sering dipakai untuk kudapan gorengan ialah varietas rawit hijau, sedangkan rawit putih biasanya dipakai sebagai bumbu masakan atau disambal. Ada kemungkinan varietas rawit putih adalah hasil persilangan.
Cabai rawit selain di Indonesia, dia juga tumbuh dan populer sebagai bumbu masakan di negara-negara Asia Tenggara lainnya. Di negara Malaysia dan Singapura dia dinamakan cili padi, di Filipina siling labuyo, dan di Thailand phrik khi nu. Di Kerala, India, terdapat masakan tradisional yang menggunakan cabai rawit dan dinamakan kanthari mulagu. Dalam bahasa Inggris dia dikenal dengan nama Tabasco chili pepper atau bird's eye chili pepper.
Manfaat:
Manfaat cabai rawit juga dapat melindungi kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C pada cabai rawit dapat melindungi tubuh manusia dari serangan berbagai penyakit. Karenanya vitamin C pada cabai ini bagus memperkuat sistem imun tubuh agar kebal terhadap serangan penyakit.
Sumber:
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar