PETAI




Petai, pete (IPA:pətɛ), atau mlanding (Parkia speciosa) merupakan pohon tahunan tropika dari suku polong-polongan (Fabaceae), anak-suku petai-petaian (Mimosoidae). Tumbuhan ini tersebar luas di Nusantara bagian barat. Bijinya, yang disebut "petai" juga, dikonsumsi ketika masih muda, baik segar maupun direbus.

Pohon petai menahun, tinggi dapat mencapai 20m dan kurang bercabang. Daunnya majemuk, tersusun sejajar. Bunga majemuk, tersusun dalam bongkol (khas Mimosoidae). Bunga muncul biasanya di dekat ujung ranting. Buahnya besar, memanjang, betipe buah polong. Dari satu bongkol dapat ditemukan sampai belasan buah. Dalam satu buah terdapat hingga 20 biji, yang berwarna hijau ketika muda dan terbalut oleh selaput agak tebal berwarna coklat terang. Buah petai akan mengering jika masak dan melepaskan biji-bijinya.


Manfaat


Konsumsi petai dalam jumlah berlebihan tidak disarankan karena berisiko merusak ginjal. Selain itu, penderita asam urat juga disarankan untuk membatasi konsumsi petai sebab tumbuhan ini memiliki kandungan purin.

Air rebusan petai bisa membantu menangani asam urat. Ahli gizi, Saptawati Bardosono mengatakan, kulit petai mengandung senyawa tanin yang akan menurunkan kadar asam urat. Namun, perlu diperhatikan bahwa untuk mengkonsumsinya, kulit petai harus dalam keadaan segar.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Struktur Organisasi Penegak (Kepramukaan)

Orientasi Perkemahan (Kepramukaan)

Yuu Cari tau mengenai Ambalan Adipati Singacala & Citraresmi